6 Keranjang 7 Langkah

Semua orang pasti pernah bermimpi memiliki harta kekayaan yang berlimpah. Namun sangat disayangkan tidak semua orang tahu bagaimana cara mewujudkannya. Impian tersebut hanya sebatas bunga tidur. Lim Tung Ning, seorang wirausaha sekaligus perencana keuangan melalui bukunya 6 Keranjang 7 Langkah mengungkapkan bagaimana cara mencapai kebebasan finansial (bahkan lebih dari itu, bagaimana cara mencapai financial legend).

6-Keranjang-7-Langkah

Menurut saya buku 6 Keranjang 7 Langkah sangat mudah dipahami karena buku ini disusun secara sistematis. Di dalam buku ini Lim Tung Ning mengutarakan bahwa ada 6 keranjang yang harus diisi untuk mencapai kekayaan. Di dalam buku ini pula ia menjabarkan 7 langkah yang harus dilakukan untuk mengisi seluruh keranjang tersebut. Sebelum membahas mengenai 6 keranjang dan 7 langkah tersebut, ada baiknya bila kita mengetahui beberapa tahap kondisi keuangan:

  • Financial Readiness, artinya memiliki penghasilan. Tidak mungkin seseorang menjadi kaya raya apabila tidak memiliki penghasilan. Kesiapan Finansial dapat diwujudkan dengan cara menjadi karyawan atau memulai sebuah bisnis.
  • Financial Stability, berarti kondisi keuangan yang stabil. Pada kondisi ini, seseorang sudah mampu mengendalikan pengeluaran, bebas dari utang konsumtif, memiliki tabungan yang akan menjamin keuangannya tetap stabil apabila ia mengalami musibah atau PHK.
  • Financial Security, adalah tahap di mana seluruh kebutuhan fundamental sudah terpenuhi. Yang dimaksud dengan kebutuhan fundamental adalah rumah, dana pensiun dan dana pendidikan bagi anak-anak.
  • Financial Freedom, adalah tahap di mana kita sudah tidak perlu bekerja untuk mencari uang atau memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada tahap ini, hasil investasi atau passive income mampu menutupi kebutuhan sehari-hari.
  • Financial Legend. Pada tahap ini kita sudah mampu meninggalkan warisan, baik dalam bentuk materi maupun non materi kepada anak cucu kita.

Lima tahap kondisi keuangan tersebut ibarat anak tangga yang harus kita tapaki satu per satu. Guna mencapai puncak tangga kekayaan tersebut, yaitu Financial Legend, ada enam keranjang yang harus kita isi, yaitu:

  1. Kekekalan. Kita harus selalu menyadari bahwa apa yang kita miliki di dunia ini adalah titipan Tuhan. Merupakan sebuah kewajiban bagi kita untuk mengembalikan kepada Tuhan sesuai dengan perintahNya.
  2. Pemulihan. Utang-utang (apabila ada) ibarat rayap yang menggerogoti harta kekayaan kita.
  3. Keamanan. Menempatkan uang di keranjang keamanan berarti mempersiapkan dana darurat (termasuk asuransi), dana pensiun, dana pendidikan anak, atau membeli rumah.
  4. Pertumbuhan. Keranjang ini merupakan sarana untuk membangun kekayaan, yaitu melalui bisnis dan investasi.
  5. Kemewahan. Di sinilah tempatnya untuk menikmati hasil kerja keras kita.
  6. Pusaka. Alangkah bijak bila kita meninggalkan sesuatu yang berharga bagi generasi sesudah kita.

Ada tujuh langkah yang harus ditempuh untuk mengisi keenam keranjang tersebut:

  1. Memberi yang pertama kepada Tuhan (Pay God First). Seperti yang telah dibahas sebelumnya, apa yang kita miliki adalah titipan Tuhan. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya bila kita mengembalikan titipan tersebut kepadanya. Pay God First juga akan melatih kita untuk selalu bersyukur dan tidak mentuhankan uang.
  2. Menyiapkan tabungan pertama. Tabungan pertama adalah sebesar 1 bulan pengeluaran atau maksimum Rp. 10 juta, Tabungan pertama berfungsi sebagai pengaman saat terjadi keadaan darurat. Mempersiapkan tabungan pertama juga akan melatih mental kita untuk menabung.
  3. Membasmi semua utang konsumtif. Utang konsumtif adalah utang yang dipakai untuk membeli barang-barang yang nilainya menurun. Bunga yang dibebankan pada utang konsumtif sangat besar dan hanya akan menggerogoti kekayaan kita. Oleh karena itu sebelum berpikir mengenai investasi, lebih baik bila kita melunasi seluruh utang konsumtif terlebih dahulu.
  4. Membangun dana pengaman. Dana pengaman adalah lanjutan dari tabungan pertama. Dana pengaman berfungsi untuk mempertahankan kehidupan kita apabila terjadi musibah. Jumlah dana pengaman yang harus disiapkan adalah 3 bulan pengeluaran dan asuransi.
  5. Menyiapkan 3P: Papan (rumah pribadi), dana Pensiun dan dana Pendidikan anak. Rumah merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang. Oleh karena itu, sudah sepantasnya apabila kita memiliki rumah. Dana pensiun juga sangat penting guna menjamin kelangsungan hidup kita setelah kita mencapai usia tidak produktif. Dana pendidikan anak merupakan hadiah terbaik bagi mereka. Karena pendidikan yang baik akan menjamin masa depan mereka.
  6. Mengembangkan kekayaan. Untuk mencapai kebebasan finansial, kita harus mengembangkan kekayaan, baik melalui bisnis dan properti agar hasil dari bisnis dan properti tersebut mampu menutupi kebutuhan hidup kita. Di langkah ini, giliran uang yang bekerja untuk kita, bukan kita yang bekerja demi mendapatkan uang.
  7. Meninggalkan warisan (sebuah pusaka). Bisnis dan properti merupakan warisan yang kita tinggalkan kepada generasi selanjutnya agar kehidupan mereka tetap terjamin. Selain bisnis dan properti, kita juga wajib mewariskan prinsip-prinsip dan nilai-nilai keuangan kepada mereka.

Melalui pemahaman akan enam keranjang dan tujuh langkah tersebut, diharapkan kita semua dapat segera mencapai kebebasan finansial, bahkan lebih dari itu, kita dapat meninggalkan warisan yang berarti bagi generasi selanjutnya.


Kata kunci: buku perencanaan keuangan, 6 keranjang 7 langkah, 6 langkah 7 keranjang, 7 langkah intisari buku, isi buku 6keranjang 7langkah, resensi buku 6 keranjang 1 langkah, strategi milyuner membangun kekayaan, tujuh langkah orang meningalkan kita

One Response

  1. Parman 09/10/2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Must Readclose